🚨 WHO mengatakan pasokan medis Gaza sangat rendah. Kain kasa dan jarum telah habis sepenuhnya. Hanya 200 dari 600 truk yang dibutuhkan setiap hari yang masuk. Setengah dari 36 rumah sakit Gaza tetap tutup. 18.000 pasien menunggu evakuasi medis.
🚨 Pendeta Katolik Gaza, Pastor Gabriel Romanelli, mengatakan penutupan perbatasan telah mendorong warga sipil "ke batas kekuatan mereka." Tidak ada listrik, air langka, makanan yang tidak terjangkau, evakuasi medis yang terhalang. "Kita tidak bisa terus seperti ini. Itu tidak manusiawi."
🚨Ketika Israel mengobarkan perang terhadap Iran, semua penyeberangan Gaza telah ditutup sejak 28 Februari. Harga makanan meningkat dua kali lipat dalam semalam. Bantuan ditangguhkan. Data OCHA menunjukkan ransum telah turun menjadi 75% dari kalori minimum sebelum penutupan. Warga Palestina yang selamat dari kelaparan tahun lalu bersiap untuk kekalaparan lainnya